Sejukkan Hati di Pagi Hari: SMAN 6 Tambun Selatan Gelar Jumat Religi untuk Penguatan Spiritual
TAMBUN SELATAN, 17 April 2026 – Mengakhiri pekan dengan penuh keberkahan, SMAN 6 Tambun Selatan kembali menyelenggarakan kegiatan Jumat Religi. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Jumat pagi ini menjadi wadah bagi seluruh siswa dan warga sekolah untuk mempertebal iman dan memperhalus budi pekerti melalui aktivitas keagamaan bersama.
Gema Doa dan Lantunan Ayat Suci
Bertempat di lapangan utama dan masjid sekolah, rangkaian acara dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Bagi siswa Muslim, kegiatan diisi dengan pembacaan Surat Yasin secara berjamaah, zikir, serta tausiyah singkat yang dibawakan oleh guru agama atau perwakilan siswa. Sementara itu, bagi siswa non-Muslim, kegiatan pendalaman iman juga dilakukan di ruangan khusus dengan bimbingan guru terkait.
Suasana hening dan khidmat begitu terasa saat ratusan suara bersatu dalam doa, memohon kelancaran dalam menuntut ilmu dan keberkahan bagi keluarga besar SMAN 6 Tambun Selatan.
Implementasi Karakter "Bener" dalam Pancawaluya
Kegiatan Jumat Religi ini merupakan manifestasi dari nilai Bener (Benar/Religius) dalam filosofi Pancawaluya. Sekolah berkomitmen bahwa kecerdasan akademik (Pinter) harus dilandasi oleh fondasi spiritual yang kokoh (Bener) agar lulusan yang dihasilkan memiliki integritas moral yang tinggi.
"Jumat Religi adalah momen untuk jeda sejenak dari rutinitas pelajaran dan kembali fokus pada aspek spiritual. Kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tapi juga rendah hati dan takut kepada Tuhan," ujar salah satu pembimbing kegiatan.
Kedisiplinan dan Etika (5S)
Nilai-nilai 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) tetap terlihat kental dalam kegiatan ini. Kedisiplinan siswa dalam mengikuti jalannya ibadah serta rasa hormat mereka terhadap tempat ibadah mencerminkan keberhasilan pembentukan karakter yang selama ini diupayakan oleh sekolah.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan di Indonesia dan persiapan mental siswa dalam menghadapi ujian-ujian mendatang. Setelah acara selesai, siswa kembali ke kelas dengan semangat baru dan hati yang lebih tenang untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar.